Rumah yang Bahagia

Dear teman-teman Benerin Rumah,

Tidak terasa tahun 2011 tinggal selangkah lagi. Banyak dari kita yang memiliki rencana besar untuk rumah di tahun 2011. Mungkin ada yang ingin memiliki rumah karena sekarang masih mengontrak, atau juga ingin rumah yang lebih besar, mencari yang lokasinya lebih nyaman, merenovasi rumah agar lebih cantik, serta berbagai keinginan lainnya. Apapun keinginan kita sebenarnya tujuannya adalah sama. Kita semua yakin jika tujuan ini tercapai maka kita akan lebih bahagia. Benarkah demikian?

Contoh nyata yang sangat menarik adalah saat orang memilih untuk membeli apartemen. Salah satu syarat yang harus dimiliki apartemen biasanya adalah keberadaan kolam renang. Namun pada kenyataannya, tidak lebih dari 15% penghuni apartemen yang akhirnya menggunakan kolam renang secara rutin.

Salah menilai atau salah persepsi memang salah satu sifat manusia. Faktanya, kebahagiaan di rumah sama sekali tidak berhubungan dengan ukuran rumah, fasilitas yang ada, maupun banyak atau sedikitnya benda-benda yang kita miliki di dalam rumah. Apakah orang-orang yang rumahnya lebih besar pasti lebih bahagia dari yang rumahnya kecil?  Tentu saja tidak. Lalu bagaimana kita bisa membedakan kebahagiaan yang esensial dari kebahagiaan yang superfisial?

Kebahagiaan esensial hanya bisa didapat dari hal-hal yang tidak berhubungan dengan materi (benda). Walaupun rumah adalah sebuah benda, namun bukan bagaimana bentuk dan ukuran rumah kita yang mempengaruhi kebahagiaan, tetapi bagaimana kita hidup didalamnya. Dari buku Thrive – finding happiness the blue zones way oleh Dan Buettner, didapat beberapa tips untuk menciptakan kehidupan yang lebih bahagia di dalam rumah.

1. Minimalkan penggunaan TV

Saya yakin banyak yang menentang pendapat ini. Namun dengan tidak aktif-nya TV, seluruh anggota keluarga akan terfokus dengan anggota yang lainnya. Ibu tidak sibuk menonton sinetron dan ayah, yang waktunya sudah habis untuk bekerja, tidak akan tersita oleh TV sehingga tentu komunikasi dengan anak-anak serta antar anggota keluarga lainnya akan menjadi jauh lebih baik. Beberapa rumah yang kami kunjungi bahkan meletakkan TV didalam lemari tertutup. Serta beberapa keluarga juga memutuskan untuk tidak mengadakan TV didalam kamar tidur utama sehingga komunikasi serta waktu istirahat ayah dan ibu menjadi maksimal. Sedapat mungkin hindari mengadakan TV dalam kamar anak-anak. Tentunya sangat menyedihkan jika seluruh anggota keluarga hidup di dalam kamar masing-masing dan komunikasi menjadi sangat minim.

2. Perbanyak cahaya dan udara segar yang masuk ke dalam rumah.

Rumah yang berkesan gelap, suram, sumpek memberikan suasana yang tertekan pada penghuninya. Jika rumah anda berukuran kecil, anda memiliki keuntungan bahwa setiap ruangan biasanya memiliki jendela arah keluar sehingga dengan mudah kita bisa membuka serta menutup jendela untuk mengatur aliran udara ke dalam rumah. Usahakan untuk membuka jendela setiap hari agar udara segar mengisi rumah kita.

3. Jangan menumpuk barang.

Rumah yang besar bukan menjadi alasan untuk menumpuk barang. Apalagi jika rumah kita berukuran kecil. Kebiasaan menumpuk barang (hoarding) bahkan sudah dikategorikan sebagai penyakit kejiwaan. Walaupun dipindahkan ke rumah yang lebih besar, orang yang memiliki kesenangan menumpuk barang akan dengan cepat ‘mengisi’ rumahnya dengan barang-barang yang tidak diperlukan. Belilah barang hanya saat barang tersebut rusak atau diperlukan dan cara paling baik untuk mempertahankan rumah kita agar tidak berubah menjadi gudang adalah dengan secara teratur sebulan sekali mengeluarkan barang-barang yang tidak digunakan (walaupun masih dalam kondisi baik). Jangan biarkan rumah kita tercinta terbebani oleh terlalu banyak barang. Berikanlah barang-barang tersebut kepada orang lain yang lebih membutuhkan dan rasakan kebahagiaan yang sejati saat kita melihat orang lain bahagia.

4. Tebarkan cinta

Tidak ada hal lain yang lebih baik dari menebarkan suasana yang hangat dan penuh kasih sayang dalam rumah. Segala sesuatu yang kita lakukan harus selalu dalam suasana penuh kasih sayang. Baik saat kita berkomunikasi dengan seluruh anggota keluarga maupun saat kita mengerjakan berbagai pekerjaan rumah. Tinggalkan semua masalah serta beban pekerjaan di pintu depan rumah kita dan berikan diri kita yang sepenuhnya pada keluarga yang mencintai kita.

5. Miliki hewan peliharaan

Hasil studi menunjukan bahwa orang-orang yang memelihara hewan lebih bahagia dan sehat karena memiliki tekanan darah yang lebih rendah dari orang-orang yang tidak memiliki hewan peliharaan. Keberadaan hewan peliharaan memberikan ketenangan pada jiwa dan mengalihkan fokus kita dari hal-hal yang membebani pikiran kita.

6. Berkebun

Bercocok tanam di halaman terbukti juga memberikan kebahagiaan karena mengurangi hormon-hormon penyebab stres. Jika halaman anda terbatas gunakan tanaman dalam pot. Bisa juga anda menggunakan tanaman-tanaman sayuran seperti pohon tomat, cabe, dan sayuran lainnya. Selain halaman rumah menjadi cantik, kita juga bisa menikmati hasilnya🙂

7. Berdoa bersama

Membiasakan berdoa bersama-sama menyatukan dan memberikan kekuatan kepada seluruh anggota keluarga. Dalam waktu-waktu tertentu ada kemungkinan salah satu anggota keluarga sedang dirudung masalah. Maka berdoa bersama dan mendoakan anggota keluarga yang sedang terkena masalah memberikan kekuatan yang luar biasa bagi anggota keluarga tersebut untuk dapat melewati masalah tersebut. Membiasakan anak-anak untuk mendoakan kakak atau adiknya juga menciptakan rasa kedekatan antar anak. Berdoalah bersama untuk ayah kita, ibu kita, orang tua kita, untuk anak-anak kita dan untuk rumah kita agar selalu dipenuhi kebahagiaan dan kedamaian.

Semua hal diatas yang telah dijelaskan tidak ada satupun yang menggambarkan rumah secara fisik baik berupa ukuran maupun bentuk. Apakah kita rela korupsi hanya untuk mendapatkan rumah yang lebih besar dan mewah? Mari kita isi rumah kita dengan kebahagiaan yang sejati dan menjadikan kehangatan di rumah selalu dirindukan oleh anggota keluarga untuk cepat-cepat pulang ke rumah.

Besar harapan kami tahun 2011 dapat memberikan kebahagiaan yang sebesar-besarnya bagi teman-teman Benerin Rumah.

Salam hangat,

Tim Benerin Rumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s